Jakarta, (kompastalk.co) – Beberapa waktu lalu, Kejaksaan Agung resmi menetapkan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Plate sebagai tersangka dugaan korupsi atas proyek pembangunan Base Transceiver Station (BTS).
Jhonny Plate merupakan orang Keenam yang ditetapkan menjadi tersangka, dimana sebelumnya Kejaksaan Agung telah menetapkan 5 tersangka lainnya.
Adapun hasil kerugian negara pada dugaan korupsi proyek pembangunan BTS 4G Kominfo berjumlah Rp8,32 triliun berdasarkan temuan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Usai Jhoni Plate yang merupakan Sekretaris Jenderal Partai Nasdem di tersangkakan oleh Kejaksaan Agung, kali ini politisi Nasdem Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang juga merupakan Menteri Pertanian (Mentan) dikabarkan ditetapkan tersangka oleh KPK.
Kabar tersebut pun saat ini menjadi pembincangan di media sosial bahkan menjadi trendik topik di sejumlah Media.
Mantan Gubernur Sulsel Dua periode tersebut disebut menjadi tersangka atas dugaan penyalahgunaan SPJ, gratifikasi, dan suap oleh pemilik akun Instagram @pedeoproject.
Hanya saja, kepada wartawan Syahrul Yasin Limpo enggan berkomentar banyak terkait beredarnya kabar jika dirinya ditetapkan tersangka oleh KPK atas dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian Tahun 2019-2023.
“Oh saya nggak ngerti itu,” Ucap Mentan SYL kepada wartawan usai meninjau kawasan sentra pengembangan bawang merah nasional di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Rabu 14/06/2023.
Sementara itu, Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri kepada wartawan membenarkan adanya proses permintaan keterangan dari pihak Kementan RI atas dugaan kasus korupsi. (Frank_01/r)
