BRAK! Lansia Kaki Patah Ditabrak Motor Modifikasi, Pelaku Dicari Polisi


Medan ,Kompastalk.co– Suara keras “BRAK!” memecah kesunyian sore itu di Jalan Speksi, Titipapan, pinggiran Sungai Deli. Suara yang menjadi awal kisah pilu bagi Samsu Rizal (60), seorang ayah yang seharusnya menghabiskan masa senjanya dengan damai, kini harus menanggung penderitaan berat seumur hidupnya.

Usai menunaikan ibadah sholat, Samsu Rizal berjalan santai menuju warung es kelapa Wak Jenggot, tak disangka sebuah sepeda motor modifikasi yang dikendarai Rangga Permana (21) melaju kencang dan menabraknya hingga tubuh renta itu terpelanting keras ke aspal.

Kepala, dada, dan kakinya remuk. Ia kini cacat permanen. Kakinya patah dan untuk berjalan, ia harus menggantungkan harapan pada sebuah tongkat.

Bapak saya sekarang tidak bisa jalan seperti dulu. Kami hanya minta keadilan… tapi kenapa pelakunya justru bersembunyi?” lirih Maya (31), putri Samsu Rizal, dengan suara bergetar menahan sedih.

Yang lebih memilukan, keluarga pelaku justru memilih menutupi keberadaan Rangga. Sudah dua kali pihak Lakalantas Polres Pelabuhan Belawan memanggil pelaku, namun tak pernah dipenuhi. Orang tua Rangga diduga dengan sengaja menyembunyikan anaknya agar lolos dari tanggung jawab.

“Kami kecewa… pelaku seperti tidak punya hati. Ayah saya menderita, tapi dia malah kabur, disembunyikan orang tuanya,” ucap Maya dengan mata berkaca-kaca.

AIPTU Khairul SH, Kanit Lakalantas Polres Pelabuhan Belawan, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, polisi telah berupaya memanggil Rangga secara resmi, namun pelaku tidak kooperatif.

“Sudah dua kali kami panggil, tapi tidak pernah datang. Kami akan lakukan penjemputan paksa. Sayangnya, saat ini kami masih kesulitan menemukan keberadaan pelaku,” ujar AIPTU Khairul.

Pihak kepolisian juga akan memanggil kembali orang tua Rangga untuk diminta menyerahkan anaknya dan bertanggung jawab atas luka serius yang diderita korban.

“Ini peristiwa kecelakaan serius yang tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kami akan kejar pelaku sampai ditemukan,” tegas AIPTU Khairul.

Di tengah perjuangan Samsu Rizal untuk pulih, keluarga hanya bisa berharap hukum berpihak pada mereka. Bahwa keadilan bukan milik mereka yang kuat, tapi bagi mereka yang dizalimi.(red)