Ada Apa!Ramai-ramai Gerebek Judi Online, PIK Jakarta Utara, Medan Hingga Hotel di Kuta Bali

Kompastalk.co,Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak terjun langsung menggerebek komplek perumahan elit yang diduga sebagai lokasi judi online terbesar di Sumut, Selasa (9/8/2022) (atas). Sejumlah laptop disita terkait kasus judi online di kompleks perumahan elite di Medan (bawah).

– Dalam beberapa hari terakhir jajaran kepolisian melakukan penggerebekan lokasi judi online di wilayahnya masing-masing.

Penggerebekan judi online ini merupakan instruksi langsung dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Tak tanggung-tanggung, penggerebekan lokasi judi online ini dilakukan langsung oleh pimpinan kepolisian setempat mulai dari Kapolres hingga Kapolda.

Lokasi judi yang digerebek di antaranya adalah judi terbesar di wilayah masing-masing.

Sebut saja yang terjadi di Medan, yang disebut sebagai lokasi judi terbesar di wilayah Sumatera Utara (Sumut).

Dari catatan Tribunnews, setidaknya penggerebekan terjadi di Jakarta, Medan dan Denpasar, Bali.

Apa sebenarnya yang terjadi sehingga penggerebekan dilakukan dalam waktu yang berdekatan di sejumlah daerah?

Berikut catatan Tribunnews terkait penggerebekan lokasi judi online di sejumlah wilayah.

1. Judi Online di PIK Jakarta, 78 Orang Diamankan

Aparat Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggerebek sebuah kantor Rukan Exclusive Blok E nomor 39A Bukit Golf Mediterania, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara yang dijadikan markas operasional judi online, Jumat (12/8/2022).

Halaman

Ikuti kami di

Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap 78 orang di sebuah ruko.

Polisi menyebut dari ke-78 orang, terdapat tersangka yang memiliki peran untuk menjalankan bisnis terlarang itu.

Dari ke-78 orang tersebut kini masih dalam pemeriksaan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan pihaknya turut mengamankan supervisor di lokasi.

Peran supervisor judi online itu bertanggungjawab jawab atas pengelolaan bisnis ilegal itu.

“Supervisor ini mempunyai tanggung jawab mengawasi dan mengontrol kinerja pegawai. Jadi di dalamnya ada customer service website judi online dalam transaksi deposit dan withdrawal atau penarikan,” kata Zulpan, Minggu (14/8/2022).

Tak hanya supervisor, kepolisian juga mengamankan customer service.

Dalam praktiknya, pelaku yang berperan sebagai Customer Service bekerja untuk mengelola uang masuk dalam bisnis judi online di lokasi.

“Peran berikutnya customer service pada website judi online yang mempunyai tugas dan tanggung jawab mengelola adanya uang masuk sebagai deposit dari member dalam bentuk e-wallet,” terang Zulpan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Auliansyah Lubis mengatakan, pihaknya menggeledah sebuah ruko yang dijadikan markas judi online di Kawasan Pantai Indah Kapuk.

“Pengungkapan kasus judi online dilakukan 12 Agustus 2022 pukul 02.00 WIB di Rukan Ekslusif Blok E nomor 39A Bukit Golf Mediterania Jalan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara,” kata Aulia saat dikonfirmasi, Jumat (12/8/2022).

Polisi juga tengah menyiapkan pasal persangkaan dalam kasus judi online ini.

“Yang diamankan ada 78 orang. Mereka diamankan karena diduga telah melakukan dugaan tindak pidana perjudian melalui media elektronik dan atau TPPU sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat 2 jonto Pasal 45 ayat 2 UU nomor 19 tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 3, 4, 5 UU nomor 8 tahun 2010 tentang TPPU,” kata Aulia.

Siapa Pemiliknya?

Saat menyambangi langsung lokasi praktik judi online di Rukan Exclusive Blok E nomor 39A Bukit Golf Mediterania, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara pada Sabtu (13/8/2022).

Pengamatan di lokasi rukan berwarna merah di dinding pilar tersebut tidak dipasangi police line.

Tampak pintu masuk sudah didobrak dan diletakkan gentong sampah warna hijau persis di depan pintu.

Tempat praktik judi online ini berada di hook serta gedungnya memiliki tiga lantai.

Security Rukan Exclusive Bukit Golf Mediterania Khalid membenarkan kepolisian sempat melakukan penggerebekan pada Jumat (12/8/2022) dini hari.

Menurutnya, penggerebekan itu bukanlah yang pertama, sudah pernah dilakukan empat hari sebelumnya.