Kompastalk.co,Di tengah giatnya aparat memberantas perjudian, Arief Poyuono menyampaikan pandangan tak biasa. Politikus Partai Gerindra itu menilai perjudian tidak bisa dibasmi hingga ke akar dan akan terus ada di Indonesia.
“Judi online & offline tidak akan pernah hilang dari negara kita,” kata Arief Poyuono dalam keterangan tertulisnya di akun Twitter @bumnbersatu, dikutip Senin (22/8).
Anak buah Prabowo Subianto itu mendorong amandemen pasal 303 KUHP. Menurutnya, pelegalan judi merupakan langkah tepat, karena pajak dari praktik tersebut bisa menambah kekayaan negara, di sisi lain mengakhiri kenakalan oknum aparat.
“Kenapa nggak diamandemen saja pasal 303 KUHP, legalkan judi saja daripada duit judi ilegal masuk kantong oknum aparat hukum,” ujar Arief.
“Lumayan pajak judi yang ratusan trilyun bisa untuk biaya IKN & Kereta Cepat & subsidi BBM,” imbuhnya.
Diketahui, belakangan ini isu beking petinggi Polri di balik perjudian merebak di tengah kasus pembunuhan Brigadir J yang didalangi eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.
Merespons hal itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo segera memerintahkan jajarannya untuk memberantas judi online maupun darat. Dia tak segan memecat polisi yang terlibat praktik perjudian.
“Saya ulangi, yang namanya perjudian apakah itu judi darat, judi online, dan berbagai macam bentuk pelanggaran tindak pidana lainnya harus ditindak,” kata Listyo kepada seluruh jajaran lewat video conference beberapa waktu lalu.
