Kompastalk.co,Tim Dokter Forensik Polda Riau masih mendalami penyebab kematian pegawai negri sipil (PNS) di Dinas Pemberdayaan Perempuan bernama Fitri (40).
Kasubbid Yanmed Biddokkes Polda Riau Kompol Supriyanto mengatakan Tim Dokter Forensik Polda Riau sudah melakukan autopsi sejak Sabtu (10/9).
“Kami masih berkoordinasi dengan penyidik,” kata Kompol Supriyanto.
Sejauh ini, menurut Kompol Supriyanto, belum dapat memastikan apa penyebab kematian Fitri, apakah dibunuh atau bunuh diri.
“Masih pendalaman,” ujar Supryanto.
Mayat Fitri pertama kali ditemukan oleh sekuriti Kantor DPRD Riau pada Sabtu sekitar pukul 11.00 WIB, i dalam mobil Daihatsu Terios warna silver.
Saat ditemukan, Fitri mengenakan baju warna merah, jilbab kuning, dan rok berkelir hitam.
Saat itu, posisi korban duduk di kursi bagian tengah sebelah kanan mobil dan kondisi leher terikat tali. Kemudian dari hidung juga mengeluarkan darah.
Wanita itu juga seorang janda. Fitri disebut-sebut sering datang ke Kantor DPRD Riau dan diisukan sedang menjalan hubungan asmara dengan F.
