Kompastalk.co – Ugal-ugalan dalam kondisi mabuk, sopir angkot 53 BK 1345 UC, menghantam tiga unit sepeda motor, satu diantaranya rusak parah.

Akibat dari insiden tabrakan tersebut, satu orang pria terluka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Sementara, dua orang wanita pengendara sepeda motor juga mengalami luka lecet.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Panglima Denai, Kecamatan Medan Denai, pada Selasa (1/11/2022) malam.
Usai menabrak, angkot yang dikendarai oleh seorang pria bermarga Simatupang tersebut sempat melarikan diri dan meninggalkan korbannya tergeletak di jalan raya.
Aksi pelarian sopir tersebut pun terhenti, ketika angkot yang dikemudikannya menghantam pembatas jalan di Jembatan Jalan Menteng, Kecamatan Medan Denai.
Menurut keterangan salah seorang korban nya, Maydira angkot tersebut awalnya melaju dengan kecepatan tinggi dari arah simpang Jalan Denai menuju ke arah Jalan Amplas.
Sementara, ia menggunakan sepeda motor melaju dari arah sebaliknya.
“Kami kan mau ke sana (Jalan Denai),” kata Maydira, Selasa (1/11/2022).
Dia mengungkapkan, ketika melintas di lokasi tersebut dirinya melihat angkot tersebut menabrak sepeda motor Scoopy yang berada di depannya.
Lalu, pengendara Scoopy tersebut pun mengalami luka yang sangat parah dan dilarikan ke rumah sakit.
“Di depannya ada motor Scoopy, langsung di tabrakannya,” sebutnya.
Maydira menuturkan, ketika menabrak motor Scoopy tersebut sang sopir membanting stir dan menabrak sepeda motornya dan satu motor lainnya.
“Setelah nabrak itu dia ngelak, langsung menabrak kami. Ada tiga motor yang ditabraknya,” bebernya.
“Di depannya ada motor Scoopy, langsung di tabrakannya,” sebutnya.
“Di depannya ada motor Scoopy, langsung di tabrakannya,” sebutnya.
Dijelaskannya, ketika itulah sopir beserta angkotnya langsung melarikan diri.
“Langsung lari aja dia, nggak dipikirkan nya yang ditabraknya,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan akibat dari kejadian itu dirinya sempat terseret di aspal dan mengalami luka lecet dibagian kakinya.
“Sempat jatuh terseret, ini kaki yang luka,” ucapnya.
Salah satu korban lainnya, Sandra menuturkan bahwa angkot yang menabrak tiga unit sepeda motor tersebut memang dalam keadaan ugal-ugalan.
“Ini kaki yang luka. Iya kencang dia tadi,” ungkapnya.
Amatan media di lokasi tempat angkot tersebut berhenti, para warga langsung mengepung angkot tersebut.
Saat itu, sang sopir terlihat ketakutan dan tetap di dalam angkot bagian belakang.
Para warga meminta sang sopir tersebut untuk keluar dan bertanggungjawab atas perbuatannya.
Setelah lama dipaksa untuk keluar dari dalam angkotnya, akhirnya sopir tersebut pun keluar dari dalam alat.
Angkot tersebut berwarna merah, dengan nomor jurus 53 Rahayu.
