KABAR! Gempa Bumi Guncang Wilayah Taput

Kompastalk.co,Gempa bumi mengguncang wilayah Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, pada Sabtu (1/10/2022) dini hari sekitar pukul 02.28 WiB. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa bermagnitudo 6.0 itu diikuti 43 kali gempa susulan.

Di hari kedua Tahun Baru 2023, Kota Jayapura diguncang gempa bumi berkekuatan 5,5 magnitudo atau terkini 4,9 magnitudo, Senin (2/12/2023).

Menurut laporan, gempa bumi berlangsung sekira pukul 03.24 WIT.

BMKG melaporkan, bahwa sudah terjadi delapan kali gempa bumi.

Saat gempa bumi terjadi, warga panik berhamburan keluar rumah.

Baca juga: Gempa Bumi 5,2 Skala Richter Guncang Nias Selatan, Masyarakat Diimbau untuk Tenang

Mereka berusaha menyelamatkan diri dari kemungkinan adanya bangunan roboh.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa bumi ini memiliki episenter yang terletak pada koordinat 2.53 LS dan 140.74 BT.

Lebih tepatnya berlokasi di darat pada jarak 14 kilometer arah timur laut Kota Jayapura, Papua pada kedalaman 10 km.

Dalam rilis persnya, Kepala Balai Besar MKG Wilayah V, Yustus Rumakiek mengatakan gempa bumi berkedalaman dangkal diduga diakibatkan aktivitas sesar lokal yang melintasi Jayapura.

Baca juga: Doa Nabi Muhammad Terhindar Bencana Alam Hujan Badai, Gempa Bumi, Longsor, Banjir

“Ini tentunya dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya,” katanya.

Adapun guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Kota dan Kabupaten Jayapura dengan skala IV MMI.

“Di mana skala IV MMI ini artinya bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah,” tandasnya.

Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Baca juga: GEMPA BUMI: Peneliti Ungkap Hal yang Terjadi jika Sesar Lembang Alami Pergerakan

Pihaknya juga mengimbau, bagi masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Iklan untuk Anda: Sang suami memfilmkan istrinya di kamera tersembunyi, dan inilah yang dia lihat
Advertisement by
“Masyarakat diharapkan agar menghindari  bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi,” imbaunya.

Kemudian periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal masing-masing, apakah cukup tahan gempa bumi.

Baca juga: Gempa Bumi 6.4 Magnitudo Guncang Garut, Getaran Sampai ke Jawa Tengah

Ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa bumi yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.

Meminimalisir informasi hoaks, BBMKG Wilayah V Jayapura juga mengajak pembaca, agar dapat memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Gempa Bumi Guncang Jayapura: BMKG Catat 8 Kali Gempa Susulan

Kompastalk.co- Di hari kedua Tahun Baru 2023, Kota Jayapura diguncang gempa bumi berkekuatan 5,5 magnitudo atau terkini 4,9 magnitudo, Senin (2/12/2023).

Menurut laporan, gempa bumi berlangsung sekira pukul 03.24 WIT.

BMKG melaporkan, bahwa sudah terjadi delapan kali gempa bumi.

Saat gempa bumi terjadi, warga panik berhamburan keluar rumah.

Mereka berusaha menyelamatkan diri dari kemungkinan adanya bangunan roboh.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa bumi ini memiliki episenter yang terletak pada koordinat 2.53 LS dan 140.74 BT.

Lebih tepatnya berlokasi di darat pada jarak 14 kilometer arah timur laut Kota Jayapura, Papua pada kedalaman 10 km.

Dalam rilis persnya, Kepala Balai Besar MKG Wilayah V, Yustus Rumakiek mengatakan gempa bumi berkedalaman dangkal diduga diakibatkan aktivitas sesar lokal yang melintasi Jayapura.

“Ini tentunya dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya,” katanya.

Adapun guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Kota dan Kabupaten Jayapura dengan skala IV MMI.

“Di mana skala IV MMI ini artinya bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah,” tandasnya.

Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Pihaknya juga mengimbau, bagi masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Masyarakat diharapkan agar menghindari  bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi,” imbaunya.

Kemudian periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal masing-masing, apakah cukup tahan gempa bumi.

Ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa bumi yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.

Meminimalisir informasi hoaks, BBMKG Wilayah V Jayapura juga mengajak pembaca, agar dapat memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG.