Nindya Karya Rampungkan Sekolah Rakyat di 20 Daerah, Serdang Bedagai Jadi Percontohan Nasional

Nindya Karya Rampungkan Sekolah Rakyat di 20 Daerah, Serdang Bedagai Jadi Percontohan Nasional

Serdang Bedagai, (kompastalk.co) – PT Nindya Karya (Persero) berhasil menuntaskan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 20 daerah di Indonesia sebagai bagian dari program strategis nasional untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Salah satu proyek yang menjadi perhatian nasional berada di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, yang kini menjadi daerah percontohan dalam pelaksanaan program tersebut.

 

Memasuki Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat di berbagai wilayah resmi mulai beroperasi dan menerima peserta didik baru. Di Serdang Bedagai, dimulainya kegiatan MPLS menjadi penanda bahwa fasilitas pendidikan tersebut telah siap dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

 

Sekolah Rakyat dibangun dengan konsep pendidikan terpadu berbasis asrama yang menyediakan berbagai fasilitas penunjang, mulai dari gedung SD, SMP, dan SMA, asrama siswa, rumah susun guru, kantin, masjid dan rumah ibadah, gedung serbaguna, hingga sarana pendukung lainnya. Seluruh fasilitas dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas.

 

Selain di Kabupaten Serdang Bedagai, PT Nindya Karya juga menyelesaikan pembangunan Sekolah Rakyat di sejumlah daerah lain di Sumatera Utara, seperti Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kota Padangsidimpuan, dan Kabupaten Tapanuli Selatan.

 

Tak hanya menghadirkan ruang belajar modern, kawasan Sekolah Rakyat juga dilengkapi ruang terbuka hijau, area olahraga, lapangan sepak bola berstandar FIFA, area serbaguna, serta sistem pengelolaan lingkungan yang mendukung proses pembelajaran secara berkelanjutan.

 

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan infrastruktur pendidikan di seluruh Indonesia.

 

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul serta mendukung pemerataan akses pendidikan,” ujar Dody.

 

Sementara itu, Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero), Firmansyah, menyampaikan bahwa dimulainya kegiatan MPLS menjadi bukti nyata hasil pembangunan yang telah selesai kini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

 

“Kami bersyukur pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi amanah pemerintah kini telah memasuki tahap pemanfaatan. Dimulainya kegiatan MPLS menjadi bukti bahwa hasil pembangunan yang dikerjakan Nindya Karya sudah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Keberhasilan proyek ini bukan hanya diukur dari rampungnya konstruksi, tetapi dari manfaat yang terus dirasakan oleh generasi penerus bangsa,” katanya.

 

Sebagai BUMN konstruksi yang dipercaya mengerjakan proyek Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia, PT Nindya Karya memastikan seluruh proses pembangunan dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, dan penyelesaian tepat waktu. Seluruh fasilitas juga dipastikan siap digunakan sejak hari pertama kegiatan belajar mengajar.

 

Melalui pembangunan Sekolah Rakyat, PT Nindya Karya menegaskan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional untuk mewujudkan pemerataan pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mencetak generasi Indonesia yang unggul, berdaya saing, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (F_01/r)