Aneh Tapi Nyata! Direktur Narkoba Polda Sumut Akui Tak Tahu Anggota DPRK Simeulue Terjaring Razia di THM Medan

Medan, KOMPASTALK.CO– Direktur Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andi Arisandi, menyatakan tidak mengetahui bahwa anggota DPRK Simeulue berinisial AS ikut terjaring razia di tempat hiburan malam (THM) Helen’s, Jalan A Rifai, Medan, beberapa waktu lalu.

“Saya tidak tahu bahwa pengunjung THM Helen’s yang terjaring razia itu salah satunya anggota DPRK Simeuleu berinisial AS,” ujar Kombes Pol Andi Arisandi didampingi Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, Kamis (13/11/2025).

Andi menjelaskan bahwa saat razia, berdasarkan pemeriksaan KTP, AS berstatus sebagai wiraswasta. Setelah pemberitaan ramai mengenai adanya anggota dewan yang terjaring razia, pihaknya melakukan pengecekan dan menemukan bahwa AS memang anggota DPRK Simeulue.

“Sebab berdasarkan hasil pemeriksaan KTP yang bersangkutan itu berstatus sebagai wiraswasta. Karena ramainya pemberitaan bahwa salah satu pengunjung THM Helen’s yang terjaring razia itu merupakan anggota dewan, anggota melakukan pengecekan itu benar pengunjung berinisial AS merupakan anggota DPRK Simeulue,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan urine menunjukkan AS positif mengonsumsi narkoba. Berdasarkan assessment, AS direkomendasikan untuk menjalani rehabilitasi di Panti Rehabilitasi Focus.

“Dari assessment yang dilakukan terhadap AS direkomendasi harus menjalani rehabilitasi di Panti Rehabilitasi Focus,” ungkapnya.

Saat ditanya mengenai asal narkoba yang dikonsumsi AS, Andi menyatakan bahwa Dit Narkoba Polda Sumut masih melakukan pendalaman. AS mengaku baru pertama kali mengonsumsi narkoba dan bukan sebagai kurir atau bandar.

“Ia (AS) mengakui baru pertama kali mengonsumsi narkoba dan bukan sebagai kurir ataupun bandar. Namun begitu personel tengah mengembangkan kasus peredaran narkotika tersebut. Mohon dukungan kepada seluruh masyarakat,” pungkasnya.(red)