Kompastalk.co,Pengerjaan perbaikan jalan sepanjang 450 kilometer di Sumatera Utara (Sumut) yang menelan anggaran sebesar Rp 2,7 triliun, dimulai.
Dimulainya pengerjaan infrastruktur itu ditandai dengan acara groundbreaking yang digelar di Desa Suka Makmur, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Senin (27/6).
Tak hanya perbaikan jalan, proyek itu juga akan memperbaiki sebanyak 71 kilometer drainase serta 20 unit jembatan yang tersebar di 33 titik kabupaten/kota di Sumut.
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyebut rencana pembangunan itu seharusnya dilakukan pada tahun 2018-2019. Namun, kondisi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak awal tahun 2020 membuat pengerjaan infrastruktur itu terhambat.
Walhasil, pengejaran proyek tersebut baru bisa dikerjakan pada tahun ini.
“Kita tau persis ini sebenarnya direncanakan pada tahun 2018-2019, tapi kita kedatangan Covid,” kata Edy Rahmayadi dalam sambutannya.
Mantan Pangkostrad itu mengatakan proyek perbaikan infrastruktur itu diperkirakan akan selesai pada Juli 2023. Dia berharap setelah pengerjaan ini selesai akan memberikan dampak yang baik kepada masyarakat, terutama dalam bidang perekonomian.
Termasuk salah satunya kata Edy jalan yang berada di Desa Suka Makmur yang akan menghubungkan antara Kabupaten Deli Serdang dengan Kabupaten Karo itu.
Mulainya pengejaran itu ditandai dengan acara groundbreaking yang digelar di Desa Suka Makmur, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Senin (27/6).
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumut di Google News
“Nanti ke depan orang mau berangkat ke Berastagi, orang mau menurunkan jeruk, wortel, sayur-sayuran dia akan lancar, sehingga secara ekonomis akan membatu perekonomian Sumut,” sebutnya.
Meski begitu, mantan Panglima Kodam I Bukit Barisan itu mengatakan masih ada sejumlah titik jalan lainnya di Sumut yang masih perlu diperbaiki. Namun, anggaran yang dibutuhkan untuk memperbaiki seluruh jalan itu diperkirakan mencapai Rp 5 triliun.
Sehingga, Edy menyebut Pemprov Sumut baru mampu menganggarkan sebesar Rp 2,7 triliun. Selebihnya, anggaran perbaikan jalan itu akan dilakukan di waktu mendatang.
“Harusnya ini dikerjakan dengan dana Rp 5 triliun, barulah menjadikan jalan Sumut ini menjadi yang bermartabat. Walaupun jalan ini tak mampu sampai 5 triliun, kami mampu saat ini Rp 2,7 triliun, masih kurang Rp 2,3 triliun nanti kita uraikan lagi,” ujarnya.
