KABAR!Proyek Jalan Alternatif Medan-Berastagi Diminta Selesai 2023, Ketua DPRD Sumut: Kita Kawal Terus

Kompastalk.co – Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting meminta agar proyek jalan alternatif Medan-Berastagi bisa selesai tahun 2023.

Hal itu disampaikan Baskami Ginting ketika meninjau langsung lokasi proyek jalan alternatif Medan-Berastagi di Kecamatan Kutalimbaru.

Saat ini, proyek jalan alternatif Medan-Berastagi itu tengah dikerjakan kontraktor dari PT Sumber Mitra Jaya (SMJ).
Kita akan kawal terus hingga tuntas dan tinjau lagi sesuai yang dijanjikan,” ujar Baskami Ginting kepada wartawan, Selasa (11/10/2022) usai meninjau lokasi proyek pembangunan jalan alternatif Medan-Berastagi di Kecamatan Kutalimbaru.

Saat meninjau lokasi proyek, Baskami Ginting meminta Kepala Dinas Kehutanan Sumut, Herianto, perwakilan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sumut Marlindo dan Arman Panjaitan dari PT SMJ menjelaskan progres maupun kendala pekerjaan yang sudah dimulai Juni 2022 itu.

Karena, kata Baskami, sampai saat ini masih dikerjakan sekitar 30 persen.

“Dari peninjauan di lapangan, jalur sejajar jalan alternatif Medan-Berastagi yang dibangun menggunakan APBD Provinsi secara multiyears itu akan melintasi Tuntungan – Desa Sukamakmur, Kecamatan Kutalimbaru – Dusun II Sukamakmur – Dusun X Tanduk Benua – Dusun Sembaikan II Kecamatan Sibolangit – Desa Jaranguda, Berastagi,” katanya.

Adapun pekerjaan yang sudah dilakukan pelebaran sepanjang 9,67 kilometer (mulai dari Desa Sukamakmur hingga Dusun X Tanduk Benua).

Sementara sekitar 16,77 kilometer lagi dari Dusun X Tanduk Benua – Dusun Sembaikan hingga Desa Jaranguda masih berada dalam kawasan hutan konservasi, sehingga diperlukan izin pelepasan kawasan berupa hak pakai dari Kementrian Kehutanan.

“Kita minta pihak pengerjaan proyek untuk mengatasi semua kendala dengan secepatnya, menemui Menteri kehutanan agar izin pinjam pakai hutan konservasi segera dikeluarkan, karena jalan alternatif Medan – Berastagi ini sangat dibutuhkan masyarakat menghindari kemacetan jalur Medan-Berastagi yang selama ini dilewati,” ujar Baskami.

Kepala Dinas Kehutanan Sumut, Herianto mengatakan, pihaknya segera mengurus izin kehutanan ke Jakarta. Herianto memastikan, pada Bulan Oktober 2022 sudah diperoleh izin kehutanan tersebut, karena sebelumnya sudah ada ‘lampu hijau’ dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ketika bertemu dengan Edy Rahmayadi beberapa waktu lalu.

“Saya siap menemui Menteri Kehutanan di Jakarta, karena ini sudah jadi tanggung jawab moral bagi saya. Apalagi menteri sudah menyetujui izin pakai hutan untuk jalan aternatif tersebut secara lisan, karena itu perlu disusul secara surat administrasi,” ujarnya.

Perwakilan Dinas BMBK, Marlindo dan Arman Panjaitan dari PT SMJ mengakui, mengalami kendala dalam pengerjaan pembangunan jalan alternatif Medan-Berastagi terhenti, karena izin kehutanan belum ada.

Memang selama pekerjaan pelebaran jalan sepanjang 9,67 kilometer, tidak mengalami kendala, karena kepala desa setempat membantu mensosialisasikan kepada warga masyarakat agar tidak menghalangi proyek jalan tersebut,” katanya.