KABAR!Soal Nasdem Usung Anies,Jokowi  tidak bisa berkomentar

Kompastalk.co – Presiden Joko Widodo (Jokowi) enggan mengomentari penetapan kandidat bakal calon presiden 2024 yang disampaikan Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang mengusung Anies Baswedan.

Jokowi tiga kali mengatakan dirinya tidak bisa berkomentar dengan alasan bahwa Indonesia sedang berduka dengan tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang menewaskan 130 penonton.

“Saya tidak, saya tidak, saya tidak ingin berkomentar, kerena poisinya dalam kondisi sedang berduka,” terang Jokowi, usai melakukan pertama (groundbreaking) pembangunan pabrik produsen pipa di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin 3 Oktober 2022.

Dalam peristiwa Kanjuruhan, Jokowi menegaskan telah memerintahkan kepada Menkopolkohukan, Kapolri dan jajaran dalam melakukan investitagasi secara tuntas tragedi Kanjuruhan.

“Perintah saja sudah jelas. Kan sudah saya sampaikan dinvetigasi tuntas, berikan sanksi tegas,” terang Jokowi.

Deklarasi bakal calon presiden yang dilakukan Partai Nasdem mengurangi rasa empati karena digelar dalam suasana berkabung setelah tragedi Kanjuruhan yang menewaskan lebih seratus orang, kata pengamat politik sekaligus peneliti senior Surabaya Survey Center (SSC) Surokim Abdussalam.

“Hari-hari ini kita masih dalam suasana berkabung atas kejadian di Kanjuruhan. Saya berpandangan bahwa semua pihak harus bisa merasakan dan menguatkan energi bersama untuk belajar mengambil hikmah atas peristiwa ini,” kata Surokim.

“Saya berharap perasaan demikian juga muncul dari semua pihak kendati semua tahu olahraga memang harus dipisahkan dari politik,” kata Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) ini.

Menurut Surokim, setidaknya semua pihak memiliki kepekaan dan dunia politik harus juga mengajarkan empati dan simpati atas apa yang sedang terjadi di masyarakat.