Kompastalk.co, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dikabarkan sampai turun mobil dinas hingga menyita Kartu Tanda Anggota (KTA) anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) lantaran laju rombongan – Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dikabarkan sampai turun mobil dinas hingga menyita Kartu Tanda Anggota (KTA) anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) lantaran laju rombongan kendaraannya di tol jadi terhambat.

Kejadian itu terjadi Gerbang Tol MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Senin (10/10/2022).
Komandan Paspampres (Danpaspampres) Marsekal Muda Wahyu Hidayat Sudjatmiko menjelaskan duduk perkara sekaligus kronologi kejadian anak buahnya dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran ini.
Jenderal bintang dua TNI Angkatan Udara itu mengatakan, permasalahan anak buahnya dan Kapolda Metro Jaya saat ini sudah clear.
“Permasalahan tersebut sudah clear,” kata Wahyu saat dikonfirmasi, Rabu, (12/10/2022).
Marsekal Muda Wahyu Hidayat Sudjatmiko mengatakan, dirinya sudah bertemu Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran membicarakan permasalahan tersebut.
Dan KTA anggota Paspampres yang sempat disita Kapolda juga sudah dikembalikan.
“Sudah bertemu pak Kapolda,” katanya.
Komandan Paspampres Marsekal Muda Wahyu Hidayat Sudjatmiko
Komandan Paspampres Marsekal Muda Wahyu Hidayat Sudjatmiko (Tangkap layar Youtube Jenderal TNI Andika Perkasa)
Berdasarkan informasi, Kapolda Metro Jaya menyita KTA anggota Paspampres bernama Serka Nasihin karena bus Paspampres yang dikemudikannya dinilai menghambat laju kendaraan Kapolda Metro Jaya yang sedang bertugas.
Peristiwa tersebut terjadi di Gerbang Tol MT Haryono pada pukul 15.45 WIB pada Senin (10/10/2022).
Kejadian bermula saat bus Paspampres kembali dari Markas Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Saat berada tol Cawang, bus terjebak macet sehingga sopir bus yang dikendarai Serka Nasihin mengalihkan kendaraannya ke bahu jalan paling kiri.
Ketika sampai di pintu masuk Tol MT Haryono karena ada mobil Dinas Polisi, lalu Serka Nasihin mengarahkan kendaraanya ke kanan.
Namun kemudian ada motor Matan Kapolda Metro Jaya menghentikan Bis AJP Denlat Paspampres Nomor 10 tersebut.
Kapolda berdiri di depan Bis Ajp dan mengatakan bus tersebut telah menghambat kegiatannya.
Anggota Paspampres tersebut telah meminta maaf kepada Fadil namun Fadil tetap menanyakan KTA anggota Paspampres tersebut lalu mengambilnya.
Kapolda lalu meminta Serka Nasihin untuk mengambil KTA tersebut ke Danpaspampres.
