Lihat!Kapolres Madina Dampingi BNN RI Berantas Dan Musnahkan Ladang Ganja di Pegunungan Tor Sihite

Kompastalk.co,BNN RI berhasil memusnahkan ladang ganja siap panen seluas empat hektare di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara. Penemuan ladang ganja tersebut merupakan hasil operasi narkotika BNN bersama TNI-Polri dalam dua minggu terakhir di daerah pegunungan Tor Sihite, Panyabungan Timur, Madina.

Perburuan ladang ganja di Kabupaten Madina melibatkan sekitar 150 personel gabungan BNN RI, BNNK Madina, TNI dan Polres Madina. Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Pemusnahan ladang ganja di Kabupaten Madina, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, menyebutkan, operasi penumpasan ladang ganja di Madina sudah berlangsung sejak 8 Agustus 2022 lalu.

“Operasi berawal dari informasi masyarakat kepada BNN, kemudian kita tindak lanjuti. Bahkan dari 8 Agustus lalu hingga 16 Agustus kita melibatkan pesawat terbang tanpa awak untuk melacak keberadaan ladang ganja sesuai informasi awal,” terang mantan Kadiv Humas Polda Riau ini. Setelah mendapat gambaran beberapa lokasi gunung yang dicurigai, BNN kemudian bekerja sama dengan TNI-Polri untuk melakukan penyisiran.

Lokasi yang dicurigai adalah perbukitan Tor Sihite, Desa Huta Bangun, Panyabungan Timur, Madina. Dengan berjalan kaki, ratusan personel menelusuri lereng-lereng bukit di kawasan tersebut. Medan yang sulit membuat petugas kewalahan. Medan menuju lokasi sangat ekstrem, jalan licin bebatuan, hutan belantara dengan kemiringan yang sangat terjal.

Setelah melakukan penyisiran pada Sabtu 21/8/2022 kemarin, petugas akhirnya berhasil menemukan satu lokasi ladang dengan ribuan pohon ganja siap panen. Lokasi ladang ganja tersebut berada di perbukitan Tor Sihite, Desa Huta Bangun, Panyabungan Timur, Madina. Pohon ganja terlihat sangat terawat dan bekas pemupukan masih terlihat di sekitar pohon ganja.

Petugas kemudian menyebar ke berbagai lokasi di sekitar penemuan titik pertama dan berhasil menemukan dua lokasi di belakang bukit titik pertama. Menurut data pihak BNN RI, total luas ladang ganja dari titik tersebut sekitar empat hektare. Dengan tanaman mulai dari sekitar satu bulan hingga empat bulan atau siap panen.

Ladang ganja tersebut selanjutnya dimusnahkan dengan cara dicabuti kemudian dibakar di lokasi penemuan. Proses pemusnahan dilakukan langsung BNN RI, Kapolres Madina, AKBP Reza Chairul, pihak Kejaksaan Negeri Madina.

“Total ladang ganja yang kita temukan sekitar empat hektar dengan tanaman sekitar 8000 pohon. Berat basah mencapai 4 ton lebih. Ini merupakan momen istimewa pada perayaan HUT RI ke-77, BNN sebagai leading institution penanganan Narkoba di Indonesia berhasil memusnahkan ribuan pohon ganja,” ungkap Kombes Pol Guntur Aryo Tejo.

Untuk tersangka pemilik ladang ganja tersebut masih dalam penyelidikan petugas. Diduga para pemilik ladang ganja tersebut mengetahui kehadiran petugas dalam operasi ini dan melarikan diri.