Polda Sumut Tingkatkan Upaya Penangkapan Pelaku Pembunuhan di Jalan Selambo, Desa Amplas

Medan, Kompastalk.co– Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) meningkatkan upaya penangkapan terhadap pelaku pembunuhan yang terjadi di Jalan Selambo, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang pada tanggal 21 Februari 2025. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap demonstrasi yang dilakukan oleh kelompok mahasiswa yang menamakan diri Mahasiswa Pemerhati Keadilan Sumatera Utara pada tanggal 1 Juli 2025. Demonstrasi tersebut dipimpin oleh Adelia Azzurah, putri korban, yang mendesak agar kasus tersebut diusut tuntas. Azzurah mengaku telah 18 tahun tidak bertemu dengan almarhum ayahnya.

Panit 1 Unit 4 Subdit 3 Ditreskrimum Polda Sumut, AKP Irwanta Sembiring, memberikan pernyataan kepada awak media pada Kamis, 3 Juli 2025, menegaskan komitmen Polda Sumut untuk menyelesaikan kasus ini dan menangkap seluruh pelaku yang masih buron. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas tuntutan massa yang meminta transparansi dan percepatan penyelesaian kasus. AKP Sembiring menyatakan bahwa pihaknya akan mengawal proses penyidikan hingga tuntas, termasuk penangkapan seluruh pelaku yang terlibat.

Koordinator aksi demonstrasi, Arya Sinurat, menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk desakan kepada aparat penegak hukum agar lebih transparan dan serius dalam menangani kasus pembunuhan yang tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP 591/II/2025 atas nama pelapor Deviansyah. Sinurat menduga masih ada pelaku lain yang belum tertangkap dan mendesak Kapolda Sumut untuk mencopot penyidik yang dianggap lamban serta membuka kasus ini secara transparan kepada publik. Massa juga menyampaikan ancaman akan melakukan aksi demonstrasi susulan jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. Mereka menilai koordinasi antara Polda Sumut dan Polrestabes Medan belum optimal.

Adelia Azzurah, dalam demonstrasi tersebut, hanya berharap keadilan dan penangkapan seluruh pelaku. Kasus ini hingga saat ini dianggap belum menunjukkan perkembangan signifikan, dengan hanya satu pelaku yang telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Aksi demonstrasi berlangsung tertib dan kondusif.