PPNM Gaspol Tingkatkan Mutu Pendidikan, 670 Siswa Ikuti Try Out Bahasa Inggris

PPNM Gaspol Tingkatkan Mutu Pendidikan, 670 Siswa Ikuti Try Out Bahasa Inggris

Medan, kompastalk.co — Perkumpulan Perguruan Nasrani Medan (PPNM) menggelar try out Bahasa Inggris secara serentak di empat lokasi, yakni Kompleks S. Parman, Kompleks Sehati, Kompleks Turi, dan Kompleks Pengayoman. Kegiatan ini diikuti sebanyak 670 siswa mulai dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA). Jumat, (30/10/2026).

‎
‎Pelaksanaan try out berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah strategis PPNM untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi tantangan pendidikan dan persaingan global.

‎
‎Peserta terdiri dari siswa kelas IV, V, dan VI SD; kelas VII, VIII, dan IX SMP; serta kelas X, XI, dan XII SMA.

‎
‎Dalam pelaksanaannya, setiap peserta mengerjakan 50 soal. Siswa SD dan SMP diberikan waktu 60 menit, sedangkan siswa SMA memperoleh waktu 75 menit untuk menyelesaikan soal.

‎
‎Try out ini dirancang untuk melatih kemampuan siswa dalam mengerjakan soal, mengatur waktu, menjaga konsentrasi dan stamina, serta membiasakan diri menghadapi sistem penilaian ujian.

‎
‎Ketua PPNM, Drs. Chandra Silalahi, M.Si., didampingi Dra. Adelina Silaen, M.Pd., Drs. Antoni Siregar, dan Ir. Edward Silaen, turut melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan kegiatan di sejumlah lokasi.

‎
‎Chandra mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan, para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti try out tersebut.

‎
‎Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PPNM mempersiapkan peserta didik menghadapi perkembangan kebijakan pendidikan, khususnya terkait penguatan pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah.

‎
‎Menurut Chandra, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menyampaikan rencana penguatan pembelajaran Bahasa Inggris pada jenjang pendidikan dasar dan menengah mulai tahun ajaran 2027/2028.

‎
‎Karena itu, PPNM mengambil langkah strategis dengan menyelenggarakan try out secara serentak. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat mengetahui sejauh mana kemampuan Bahasa Inggris yang telah mereka kuasai. Di sisi lain, hasil evaluasi juga dapat menjadi bahan bagi para guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

‎
‎Koordinator Bahasa Inggris PPNM, Gayatri Tarihoran, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membangun motivasi siswa agar lebih giat mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris.

‎
‎Menurutnya, penguasaan Bahasa Inggris semakin penting di era digital karena dapat membuka peluang bagi generasi muda untuk berinteraksi dan bersaing di tingkat internasional.

‎
‎Ia berharap try out ini dapat memperluas wawasan siswa, meningkatkan penguasaan kosakata (vocabulary), kemampuan berbicara (speaking), serta keterampilan berbahasa Inggris lainnya.

‎
‎”Harapannya, anak-anak dapat memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik sehingga nantinya mampu bersaing dan memperoleh peluang kerja, baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya.

‎
‎Sementara itu, pengurus PPNM, Edward Silaen, ST., menegaskan pentingnya dukungan dan motivasi terhadap para guru Bahasa Inggris melalui kepala sekolah masing-masing.

‎
‎Ia berharap kegiatan tersebut menjadi dorongan bagi tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga siswa PPNM tidak hanya menguasai Bahasa Inggris, tetapi juga memiliki kemampuan mempelajari berbagai bahasa lainnya.

‎
‎Kepala SD PPNM, Lisbeth Erina Sibagariang, S.Pd., menyambut positif pelaksanaan try out tersebut. Menurutnya, kegiatan ini dapat menjadi salah satu sarana evaluasi untuk mengukur sejauh mana materi pembelajaran telah dipahami siswa.

‎
‎Ia menilai hasil try out juga dapat membantu guru mengetahui efektivitas metode pengajaran dan materi yang telah diberikan kepada peserta didik.

‎
‎”Jangan menganggap kegiatan ini sebagai beban, tetapi jadikan bagian dari pekerjaan kita sebagai pendidik. Melalui try out, guru dapat mengetahui sampai sejauh mana materi yang diajarkan sudah dipahami siswa. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berkelanjutan,” katanya.

‎
‎Senada dengan itu, Kepala SMP PPNM sekaligus Koordinator Try Out, Hesti H. Panjaitan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya mempersiapkan siswa menghadapi masa depan, terutama di tengah tantangan globalisasi yang semakin membutuhkan kemampuan berbahasa Inggris.

‎
‎Ia berharap para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki kompetensi, mampu bersaing, serta memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.

‎
‎Melalui kegiatan ini, PPNM menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan mutu pendidikan, tidak hanya melalui penguatan kemampuan akademik siswa, tetapi juga dengan meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi guru sebagai bagian penting dalam mencetak generasi masa depan. (F_01)