
Medan,KOMPASTALK.CO
Praktisi Hukum Muslim Muis meminta KPK usut Kredit Investasi Bank Sumut senilai Rp 11,3 Miliyar. Hal ini terlihat dari beberapa media online terus memberitakan masalah kredit macet di Bank Sumut Medan.
Menurut Muis ini harus diusut tuntas, agar uang nasabah dibank tersebut tetap aman. Sebab didalam pemberitaan di media-media media online tersebut juga menjelaskan adanya temuan dan pemeriksaan hingga rekomendasi status dari BPK terhadap bank Sumut
Diantara berita- berita media online tersebut ada juga tentang korupsi yang dilakukan oleh pegawai bank Sumut, Rini Rafika. Namun anehnya dalam kasus tersebu, hanya Rini Rafika selaku staf duduk dikursi pesakitan.
Ditambahkan Praktisi Hukum ini, dugaan kredit macet tersebut harus diusut oleh Aparat Penegak Hukum kita. Sebab ini memang harus diketahui nasabah. ” Bahkan tahun lalu Kejatisu mentersangkakan Analis Kredit di KCP Krakatau. Berita- berita di media-media bisa saja dijadikan petunjuk awal untuk pengusutan kasus, ” Ucap Muis.
” Presiden kita bapak Prabowo jelas dan tegas perang dengan Koruptor dan memberantas korupsi di Indonesia. Menurut pidato dibeberapa stasiun televisi dengan semangatnya Presiden kita pak Prabowo akan mengejar para koruptor dan tidak ada tempat bagi koruptor di negeri ini Kita ‘Sikat’ Terang Presiden kita dipidatonya”.
Presiden kita saja semangat berapi- api untuk memberantas korupsi dinegeri ini, bagaiman dengan APH kita???. ( TIM )
