Kompastalk.co,Pemko Medan Anggarkan Dana Rp 198,1 Miliar untuk Program Penurunan Stunting di Medan
Wali Kota Bobby Nasution menyatakan ada 550 anak yang terkena stunting di Kota Medan, Sabtu (10/9/2022).
Untuk menangani Stunting agar tidak bertambah setiap tahunnya, Bobby Nasution menyusun 15 program untuk intervensi penurunan stunting.
“15 program ini terdiri dari 16 kegiatan dan 29 sub kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi yang di lakukan secara kolaboratif oleh perangkat-perangkat daerah,” ucap Bobby Nasution.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Medan telah menyusun anggaran setiap kelurahan di Kota Medan.
“Anggaran yang telah ditetapkan dan disetujui Wali Kota itu sekitar Rp 198,1 miliar.khusus untuk 550 balita penderita stunting yang terdapat pada 20 Kecamatan itu akan dianggarkan dananya sebesar Rp 14.878.000 per kecamatan,” terang Benny.
Penanganan 550 balita stunting di 20 kecamatan itu kata Benny terdiri atas Intervensi Gizi Spesifik sebesar Rp. 2.678.000 dan Intervensi Gizi Sensitif sebesar Rp. 12.200.000.
“Intervensi Gizi Spesifik meliputi kegiatan pemberian makanan tambahan bagi bayi gizi buruk atau gizi kurang, pelaksanaan pos gizi melalui anggaran dana kelurahan, pelaksanaan komunikasi, informasi, edukasi terkati pencegahan stunting, asi eksklusif, pemberian MP-ASI, Germas, Tata Laksana Gizi Buruk, pemantauan dan promosi pertumbuhan, Gerakan Gemar Makan Ikan,” jelasnya.
Sedangkan Intervensi Gizi Sensitif meliputi kegiatan peningkatan penyediaan air minum yang aman dan peningkatan penyediaan sanitasi layak.
“Program ini masih berjalan dan sejauh ini belum ada penambahan angka stunting di Kota Medan dan mudah-mudahan tidak menambah. Artinya dengan tidak adanya penambahan angka stunting program kita berjalan dengan baik,” jelasnya.
