Nasib Malang Korban Tabrak Lari: Samsu Rizal Tak Kunjung Dapat Keadilan di Polres Pelabuhan Belawan


Medan, KOMPASTALK. CO– Sudah lebih dari dua bulan berlalu sejak insiden tabrak lari yang dialaminya, namun Samsu Rizal (60), warga Medan, belum juga memperoleh keadilan. Kasus yang ditangani oleh Satuan Lalu Lintas Polres Pelabuhan Belawan ini tampaknya berjalan di tempat.

Korban, Samsu Rizal, menjadi korban tabrak lari oleh seorang pemuda bernama Rangga, warga Marelan Pasar 1 Rel, yang mengendarai sepeda motor modifikasi. Dalam kejadian itu, tubuh Samsu Rizal terpental sejauh lebih dari delapan meter. Ia mengalami patah tulang kaki, serta luka serius di kepala dan perut.

Namun hingga kini, tidak ada titik terang terkait penanganan hukum terhadap pelaku. Ironisnya, keluarga pelaku disebut tidak menunjukkan itikad baik. Rangga juga dinilai tidak kooperatif dalam proses pemanggilan. Bahkan, pihak keluarga diduga turut menyembunyikan pelaku dari upaya hukum.

“Saya tidak bisa berjalan. Sudah dua bulan hanya bisa terbaring dan menjalani rawat jalan setiap dua hari sekali. Obat-obatan mahal, biaya rumah tangga makin berat, saya hanya bisa pasrah,” ujar Samsu Rizal saat ditemui awak media dengan suara bergetar.

Ia berharap ada keadilan dari pihak kepolisian. “Saya hanya ingin pelaku bertanggung jawab. Jangan sampai di hari tua saya harus menanggung derita seperti ini tanpa kepastian,” tambahnya.

Sementara itu, saat dimintai konfirmasi terkait perkembangan kasus tersebut, AIPTU Khairul, yang sebelumnya bertugas di Unit Lantas Polres Belawan, mengatakan bahwa dirinya sudah tidak lagi menjabat sebagai penyidik. “Maaf Bang, saya sudah bukan penyidik di Unit Lantas lagi. Coba konfirmasi saja ke Kanit Lantas,” katanya singkat.

Namun hingga berita ini diturunkan, Kanit Lantas Polres Belawan AIPTU Nurhidayat belum memberikan tanggapan atau keterangan resmi atas konfirmasi yang diajukan oleh awak media.